BERITA  

Mega Proyek Agrowisata Teres Wujud Revolusi 5P

Advertorial

Nama Pantai Teres tidak asing lagi bagi sebagian masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pantai yang terletak di Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang tersebut memang belum dikenal luas seperti obyek wisata kelas dunia lain di Indonesia.

Belum dikenal luas, bukan berarti Pantai Teres tidak menarik untuk dikunjungi. Pantai Teres memiliki panorama indah yang tidak kalah dengan obyek wisata kelas dunia lain di Indonesia bahkan dunia.

Di Pantai Teres, ada juga obyek wisata lain yang tak kalah menarik untuk dikunjungi yakni Fatubraun yang terletak tak jauh dari Pantai Teres. Fatubraun adalah gunung batu yang menjulang tinggi dengan latar belakang Pantai Teres yang eksotis. Di atas Fatubraun ini, wisatawan bisa memanjakan mata dengan menikmati hamparan batu berwarna putih sepanjang Pantai Teres yang mempesona.

Menjadikan Pantai Teres sebagai obyek wisata kelas dunia adalah cita-cita besar Bupati Kupang, Drs, Korinus Maseneno dan Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe, SH.MTh.

Cita-cita menjadikan Pantai Teres sebagai obyek wisata kelas dunia itu telah diwujudkan dalam program Revolusi 5P yang terdiri dari pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan dan pariwisata.

Bupati Korinus Masneno dan Wakil Bupati Jerry, rupanya jatuh cinta dengan panorama alam Pantai Teres.

Bupati Korinus Masneno mengungkapkan kekagumannya terhadap potensi Pantai Teres yang memiliki banyak keunggulan sumber daya alam yang melimpah.

“Selain memiliki keindahan alam juga terdapat banyak lahan potensial untuk pengembangan usaha pertanian, perikanan air tawar dan perkebunan untuk dijadikan sebagai lokasi wisata bagi wisatawan,” kata Bupati Kupang, Korinus Masneno kepada wartawan di Oelemasi, Jumat (20/3/2021).

Di tahun 2020, pasangan Bupati dan Wakil Bupati yang dikenal dengan paket Komitmen ini menggelontorkan anggaran sebesar Rp 40 miliar yang dikhususkan untuk penataan obyek wisata Pantai Teres dan Fatubraun.

Anggaran Rp 40 miliar itu digunakan untuk membangun infrastruktur jalan menuju obyek wisata Pantai Teres, pembangunan lopo (lumbung kecil) serta sarana penunjang pariwisata lainnya.

Obyek Wisata Pantai Teres ini dibangun dengan konsep agrowisata yang terintegrasi. Untuk itu, sebanyak enam Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yakni dinas pertanian, dinas pariwisata, dinas PUPR, dinas perkebunan, dinas peternakan dan dinas perikanan dilibatkan dalam pembangunan agrowisata Pantai Teres ini. Hal itu berarti selain menikmati panorama alam Pantai Teres, wisatawan juga bisa juga membawa pulang ikan, sayur dan buah-buahan segar ke rumah. (**)