BERITA  

Pemkab Malaka Anggarkan Rp 2 Miliar Untuk Penataan Lampu Jalan

Betun,jurnal-NTT.com -Dalam tahun 2021 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malaka mengalokasikan dana Rp 2 Miliar untuk penataan lampu jalan mulai dari Cabang Welaus, Webua sampai di kawasan Jembatan Benenai. Total mata lampu yang direncanakan sekitar 215 titik dan dipastikan pada Desember 2021 Kota Betun sudah terang benderang.

Dimasa kepemimpinan Bupati, Dr Simon Nahak, S.H., M.H., dan Wabup, Louise Lucky Taolin, S. Sos atau Kim Taolin telah mencanangkan program pemasangan lampu jalan di Betun, Ibu kota Kabupaten Malaka.

Sekertaris Daerah (Sekda) Malaka, Donatus Bere, S.H menyampaikan hal ini kepada Pos-Kupang di ruang kerjanya, Jumat 10 September 2021.

Donatus mengungkapkan, terkait dengan lampu jalan seperti yang sudah disampaikan bupati dan wabup Malaka, maka saat ini alokasi anggaran sudah disiapkan. Pada rapat perubahan APBD Malaka 2021 sudah dialokasikan dana Rp 2 Miliar yang nantinya untuk pengadaan lampu jalan sepanjang jalur dari Cabang Welaus dekat area Kantor Bupati Malaka sampai di Jembatan Benenai.

“Soal lampu jalan sudah dipastikan Desember 2021 sudah terpasang. Artinya ini merupakan Kado Natal dari pak bupati dan wabup buat warga Malaka supaya pusat kota harus terang benderang. Dana yang akan ditetapkan pada Perubahan APBD nanti Rp 2 Miliar,” katanya.

Ditambahkan Donatus, dalam rencana kerja bupati dan wabup langkah pertama ini fokus dahulu di ibu kota kabupaten. Langkah berikutnya pada APBD murni 2022 akan dialokasikan lagi Rp 2 Miliar untuk pemasangan lampu jalan dari Metamauk kemudian sebagian lagi ke ruas jalan arah Betun-Bolan dan sekitarnya.

Menurut Donatus, atas perintah  Bupati Simon Nahak, sesegera mungkin merealisir salah satu janji politik yaitu pemasangan lampu penerangan jalan dalam wilayah kota Betun dan sekitarnya.

Pada tahun 2021 terpasang kurang lebih 215 titik lampu disepanjang jalan utama, mulai dari Webua sampai jembatan Benenai dan dalam kota Betun, sepanjang jalan utama, juga pada rumah ibadah baik gereja maupun mesjid dalam Kota Betun.

Pemasangan lampu penerangan jalan umum tersebut,  tidak  sekadar memenuhi janji politik Bupati dan Wakil Bupati Malaka tetapi sebagai wujud perhatian dan keberpihakan kepada masyarakat.

Dijelaskan mantan Kabag Humas Setda Belu ini, dengan terpasangnya lampu penerangan jalan, akan mendukung peningkatan kegiatan ekonomi masyarakat, dan menambah estetika/keindahan kota Betun khususnya pada malam hari.

Juga meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan ketertiban masyarakat. Dan lebih dari itu untuk memenuhi hak masyarakat Malaka, karena mereka sudah membayar pajak penerangan jalan.

“Saya tegaskan kembali bahwa pada tahun 2022 akan dilanjutkan pemasangan lampu penerangan jalan sesuai perencanaan yang sudah dilakukan baik dalam Kota Betun, maupun diluar Kota Betun,” pungkasnya.