BERITA  

Setelah Dilantik, Bupati Malaka Kunjungi 11 Rumah Adatt

Betun,jurnal-NTT.com – Dr.Simon Nahak, S.H., M.H., kembali berkunjung ke 11 Rumah adat, yang sebelumnya sudah pernah dikunjungi untuk  meminta restu dari para leluhur guna kelancaran Pilkada  pada  2020 lalu, dan sekaligus mensyukuri kemenangannya di Desa Oekmurak, Kecamatan Rinhat, Jumad (9/7/2021)

Masyarakat begitu bersemangat dengan rasa kekeluargaan yang tinggi, dalam kesederhanaan,  menantikan kehadiran Bupati Simon bersama rombongan. kedatangan Bupati Simon disambut secara sederhana oleh para ketua adat.

Adapun nama-nama Rumah Adat yang dikunjungi Bupati Simon antara lain: Rumah adat Lookmi Sikas, Blandina, Kmi, Wewohon, BEI Fa’i, Makten, Fohorai, Bei Abe, Naik Aku, Uma Makobar Bilas
dan Rumah adat Nai Soi

Rumah Adat pertama yang dikunjungi Bupati Malaka adalah Rumah adat Lookmi Sikas.

Tampak Bapak Yan Nahak Bersama Beberapa Anggota Suku Lookmin

Yan Nahak selaku Mane Maksain (atoen amaf) mengatakan kunjungan disetiap Rumah Adat, ini bertujuan untuk mengucap syukur atas terpilihnya Bupati Simon, mulai proses awal pencalonan sampai beliau dilantik, karena ini istilahnya bukan kita saling kenal saja tetapi beliau adalah keluarga inti dari istri tercinta, dr. Maria Martina Nahak, yang Ayahnya berasal dari Oekmorak.

“Dari beberapa suku di sini kita termasuk keluarga inti, dari  beberapa rumah adat di sini. Ini bukti bahwa Bupati Simon tidak hanya sekedar janji pada saat kampanye akan tetapi memenuhi janji tersebut. Beliau harus kembali ke kampung untuk berterima kasih kepada leluhur, karena leluhur telah merestui sehingga bisa mencapai kesuksesan dan saat ini sebagai Bupati”, ungkap Yan Nahak.

Pantauan media ini, masyarakat sangat antusias dalam menerima kunjungan Bupati Simon, khususnya di Rumah Adat Look mi Sikas. Masyarakat merasa sangat bangga, gembira, senang, karena salah satu keluarga atas nama Umah Lala, salah satu darah dari Alala terpilih menjadi Kepala Daerah.

“Kami tidak mempersiapkan apa-apa karena walaupun beliau Bupati tetapi beliau bagian dari keluarga ini sehingga kami menyambut secara kekeluargaan, kami terima apa adanya. Apa yang ada kita makan dan minum itu saja”, kata Yan Nahak