BERITA  

STIKUM Prof.Dr.Yohanes Usfunan, SH.MH Terima Mahasiswa Baru

KUPANG, JURNAL-NTT.COM – Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIKUM) Prof.Dr.Yohanes Usfunan, SH.MH kembali menerima mahasiswa baru Tahun Ajaran 2021/2022.

Berdasarkan data yang diperoleh media ini, pendaftaran masuk gelombang I dibuka mulai tanggal 3 Mei sampai dengan tanggal 3 Juni 2021, gelombang II dibuka mulai tanggal 7 Juni sampai dengan tanggal 7 Juli 2021 dan gelombang III dibuka mulai tanggal 10 Juli sampai dengan tanggal 7 Agustus tahun 2021.

Pendaftaran dibuka untuk kelas pagi dan sore hari. Syarat pendaftaran berupa foto copy ijasah, KTP dan akte kelahiran. Biaya pendaftaran sangat murah yakni hanya Rp.150.000. Biaya pendaftaran bisa dibayar langsung saat pendaftaran atau bisa juga dibayar melalui transfer ke Nomor rekening : BRI Nomor 7862-01-006761-536 atas nama STIKUM Prof.Dr.Yohanes Usfunan, SH.MH.

Pendaftaran bisa dilakukan langsung di kampus STIKUM Prof.Dr.Yohanes Usfunan, SH.MH dengan alamat Jalan Pendidikan, Nomor 6, Nasipanaf, Penfui Kupang atau bisa juga dilakukan secara online dengan menghubungi nomor telepon 081280468060 ( WA) 081 281898096, 081237952803 (WA).

Ujian Masuk untuk pendaftar gelombang I akan dilaksanakan pada tanggal 4 sampai dengan tanggal 5 Juni tahun 2021. Sementara untuk pendaftar gelombang II akan dilaksanakan pada tanggal 8 sampai dengan tanggal 9 Juli 2021.

Ujian gelombang III akan dilaksanakan tanggal 11 sampai dengan 12 Agustus 2021.

Untuk diketahui, STIKUM memiliki kampus yang representatif ditambah dengan fasilitas asrama putra dan putri.

STIKUM Prof.Dr.Yoahnes Usfunan, SH.MH juga sudah mengantongi izin pendirian yakin SK Menristek Dikti Nomor 495/KPT/I/2018.

STIKUM Prof.Dr.Yohanes Usfunan, SH.MH akreditasi B BAN-PT No.3182/SK/BAN PT/AK-PKP/S/V/2020.

Dosen STIKUM Prof.Dr.Yohanes Usfunan, SH.MH bergelar Doktor dan Guru Besar ilmu hukum dari Universitas Udayana Denpasar, Bali dan Universitas Nusa Cendana Kupang.

Para pendaftar yang langsung mendaftar di kampus STIKUM diwajibkan mentaati protokol kesehatan Covid-19. (epy)