oleh

DPA APBD Perubahan Belum Rampung, Sejumlah Program Pemkab Kupang Terancam Gagal

Oelamasi,jurnal-NTT.com – Meskipun sudah memasuki minggu kedua bulan November, namun Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Anggaran Pendapatan Balanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2022 di sejumlah Organisasi Parangkat Daerah (OPD) Kabupaten Kupang belum rampung. Lambannya perampungan DPA ini dapat mengakibatkan kegagalan realisasi sejumlah program yang telah ditetapkan dalam APBD Perubahan tahun 2022.

Informasi yang dihimpun media ini di Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kupang, Selasa (08/11/2022), penyebab lambannya realisasi APBD Perubahan tahun 2022 ini karena sampai saat ini sejumlah pimpinan OPD terkait belum menandatangani DPA yang telah ditetapkan pemerintah dan DPRD Kabupaten Kupang.

Baca Juga  Pemkab Malaka Dorong Pertumbuhan Investasi di Malaka

Seorang pejabat yang enggan disebutkan namanya mengatakan, DPA Perubahan Anggaran belum rampung karena sejumlah pimpinan OPD belum membubuhkan tandatangannya.

‘Beberapa pimpinan OPD belum tanda tangan DPA. Makanya sampai sekarang DPA belum rampung. Mau cari mereka untuk tanda tangan saja susah sekali’, ungkapnya.

Menurutnya, akibat dari lambannya penandatangan DPA ini menyebabkan sejumlah program kegiatan yang telah ditetapkan dalam sidang perubahan anggaran tahun 2002 belum bisa direalisasi.

Baca Juga  Korban Seroja Minta Pemkab Kupang Beri Kompensasi Uang, Ini Jawaban Kalak BPBD

“Karena DPA belum tanda tangan jadi belum bisa realisasi anggaran perubahan. Padahal sekarang sudah masuk pertengahan November. Kebiasaan buruk ini terjadi setiap tahun”, jelasnya.

Untuk diketahui, Pemkab dan DPRD Kabupaten Kupang telah membahas dan menetapkan APBD Perubahan tahun 2022 sejak akhir September 2022. Namun sampai saat ini DPA APBD Perubahan belum rampung. (epy)

Menyalinkode AMP

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *