Jembatan Penghubung Seroja dan Gua Aplasi Nyaris Ambruk, Pemerintah Diminta Segera Atasi

Mario Usboko

BERITA, Daerah47 Dilihat

KEFAMENANU, JURNAL NTT – Diguyur hujan lebat sepekan, jembatan penghubung dua wilayah, Seroja dan Gua Aplasi tepatnya di Jl. Kirab Remaja Gua Aplasi, RT 013/RW 06, nyaris ambruk akibat longsor dan fondasi tidak mampu menahan tekanan arus air kali yang sangat deras, Minggu, (30/11/2025).

Jembatan tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan Wilayah Kelurahan Kefamenanu Utara dan Kelurahan Aplasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Berdasarkan laporan dari warga sekitar, Sekundus Vitalis Nenat, sebagian aspal jalan dijembatan ambruk akibat curah hujan yang terbilang tinggi dan diduga juga karena desain struktur penahan di bawah jembatan kurang bagus sehingga mudah terkikis saat banjir dan dikuatirkan akan memicu kerusakan serius pada konstruksi jembatan penghubung itu.

“Curah hujan yang tinggi menyebabkan debit air kali meningkat tajam. Pengendara roda empat diharapkan tidak melintas agar menghindari kecelakaan karena kuatirkan kondisinya rapuh dan rawan ambruk,” ujar kundus.

Pantauan media ini di lapangan, sisa badan jalan hanya tersisa sekitar 1 meter dan longsor yang menyebabkan keretakan aspal jalan di jembatan memancing kekhawatiran warga sekitar.

“Kami berharap dinas terkait segera membantu mempercepat pemulihan infrastruktur yang rusak agar aktivitas warga bisa kembali normal,” tutup Kundus.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *