Sejumlah Guru PAUD Diduga Dipaksa Kades Teken Dokumen Saat Kasus Diusut Polisi

Mario Usboko

KEFAMENANU, JURNAL NTT – Kepala Desa Taunbaen Timur, Kecamatan Biboki Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara, Arkhidius Krisantos Amsikan, diduga melakukan intimidasi terhadap guru PAUD untuk menandatangani dokumen pembayaran honor yang diduga digelapkan.

Guru-guru PAUD ini dipaksa menandatangani dokumen tersebut, lengkap dengan foto sebagai bukti, padahal proses hukum sedang berjalan di Tipikor Polres TTU.

Penyidik Unit Tipikor Satreskrim Polres TTU telah melakukan pemeriksaan intensif terhadap Kades dan bendahara desa, serta menyita dokumen penting terkait laporan pertanggungjawaban tahun anggaran 2023-2025.

Kasus ini diduga melibatkan penyimpangan dana desa lainnya, seperti mark-up Program Sari Tani, pengadaan mesin bor, dan pengerjaan sumur bor oleh keluarga Kades.

Guru-guru PAUD menunjukkan keberanian dengan menolak menandatangani dokumen tersebut, khawatir akan mengaburkan fakta penyelidikan. Kades Arkhidius Krisantos Amsikan belum memberikan pernyataan resmi terkait kasus ini.

Selain itu, Kelompok Tani di Desa Taunbaen Timur juga menduga Kades tidak transparan dalam pengelolaan dana Sari Tani.

Pengadaan mesin bor dengan pagu Rp250 juta yang diduga harga aslinya hanya Rp85 juta sehingga potensi kerugian ditaksir mencapai Rp165 juta.

Pengadaan benang tenun oleh istri Kades, dana stunting oleh adik ipar, hingga pengerjaan sumur bor oleh paman kandung Kades.

Tak hanya itu, pembangunan gedung ayam petelur dan gedung BUMDES yang terbengkalai meski anggaran telah dicairkan penuh.

Untuk diketahui, sebelumnya, Kapolres TTU, AKBP Eliana Papote, melalui Kasubsi PIDM IPDA Markus Wilco Mitang, mengonfirmasi bahwa penyidik Unit Tipikor Satreskrim Polres TTU telah melakukan pemeriksaan intensif terhadap Kades Arkhidius dan bendahara desa, Kamis (12/2/2026).

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Taunbaen Timur, Arkhidius Krisantos Amsikan, belum memberikan pernyataan resmi. Saat dihubungi awak media melalui sambungan telepon, panggilan masuk namun yang bersangkutan enggan merespon konfirmasi.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *